Permasalahan organ intim wanita memang cukup banyak, salah satunya adalah keputihan yang mana hampir semua wanita pernah mengalami hal tersebut. hingga akhirnya muncul beragam asumsi terkait dengan keputihan yang terjadi pada seorang wanita, misalnya saja kemungkinan mengalami kemandulan bagi wanita yang selalu mengalami keputihan.

Padahal dalam ilmu kesehatan, keputihan adalah suatu hal yang wajar dan bahkan memiliki peran yang sangat positif untuk kesehatan organ intim wanita, yang tentunya ada kriteria tertentu agar bisa dikategorikan pada sisi positif tersebut.

Sebab memang ada juga jenis keputihan yang justru berbahaya bagi kesehatan organ intim wanita, atau bisa juga merupakan suatu tanda bahwa ada yang kurang normal dari organ reproduksi wanita tersebut. untuk mengenali kondisi keputihan yang sedang dialami oleh seorang wanita, maka cairan yang dikeluarkan dari organ intim tersebutlah yang dapat dijadikan sebagai tolok ukur sederhananya, sebelum mendapat kepastian dari dokter kandungan.

Kadang kala keputihan tidak selalu berwarna putih, namun kadang juga berwarna coklat. Kalau sudah demikian memang agak sulit membedakan apakah itu keputihan ataukah darah menstruasi. Untuk membedakannya, maka bisa dikenali dari aromanya. Jika cairan tersebut tidak beraroma maka kemungkinan besar cairan tersebut tergolong pada cairan keputihan, tetapi bila aromanya mirip dengan darah atau sedikit amis maka bisa jadi cairan tersebut adalah darah menstruasi atau sebuah awal dari munculnya darah haid. Biasanya cairan berwarna coklat tersebut memang keluar sebelum masa menstruasi tiba dan setelah menstruasi berakhir.

Untuk keputihan yang demikian tidak perlu diobati karena merupakan gejala yang wajar untuk menyeimbangkan kondisi organ intim, begitu juga ketika anda mengeluarkan keputihan berwarna bening, tidak berbau dan juga tidak berlebihan maka anda tidak perlu khawatir dengan hal tersebut.

Hanya saja, anda harus lebih higienis lagi ketika menjaga organ intim. Sebab ketika kondisi area tersebut selalu lembab, maka pertumbuhan bakteri akan mudah sekali berkembang pesat dan akhirnya dari yang awalnya tidak berbahaya menjadi sebaliknya.

Jenis-jenis keputihan yang memerlukan pengobatan, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Keputihan yang menimbulkan aroma tidak sedap dan terus menerus. Kondisi ini harus segera ditangani secara serius dan membawanya ke ahli kandungan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
  2. Keluarnya cairan berwarna putih bertesktur kental seperti susu dan kadang disertai dengan gumpalan yang berwarna putih. kadang-kadang keputihan yang demikian akan menimbulkan rasa gatal di area organ intim. Keputihan jenis ini biasanya disebabkan oleh tumbuhnya jamur yang disebut Candida Albicans. Pada dasarnya jamur tersebut bukanlah hal yang berbahaya bagi tubuh, sehingga keberadaannya tidak boleh dihilangkan sama sekali karena jika hal tersebut dilakukan maka akan terjadi gangguan kesehatan pada tubuh secara keseluruhan. Jamur Candida Albicans menjadi menimbulkan keputihan ketika terjadi hal-hal abnormal pada tubuh, misalnya saat sistem imunitas tubuh mengalami penurunan, obesitas, kehamilan, akibat mengidap penyakit kronik bahkan diabetes mellitus juga bisa menyebabkan jamur Candida Albicans menjadi tidak bersahabat dengan tubuh manusia sehingga menimbulkan infeksi.
  3. Keputihan dengan mengeluarkan cairan kental berwarna abu-abu, memiliki aroma amis dan bisa menimbulkan rasa gatal pada area yang terkena cairan tersebut khususnya di sekitar organ intim. Kondisi tersebut disebabkan oleh bakteri Gardnerella dan memerlukan pengobatan khusus agar bakteri tidak semakin berkembang.
  4. Keputihan yang menimbulkan cairan berwarna hijau bercampur kuning serta berbau amis. Cairan tersebut tidak membuat area kewanitaan mengalami rasa gatal, namun justru akan menimbulkan reaksi nyeri atau sakit pada organ intim saat ditekan. Keputihan jenis ini bisa jadi disebabkan oleh tumbuhnya parasit berjenis Trichomonas vaginalis. Parasit tersebut bisa jadi ditularkan saat anda berada di toilet umum, atau bisa juga dari kegiatan berhubungan intim yang kurang sehat, misalnya berganti-ganti pasangan.

Penyebab Keputihan

Secara umum keputihan yang berbahaya bagi kesehatan tubuh bisa disebabkan oleh hal-hal berikut ini.

  • Berendam di air hangat, sebab bakteri maupun virus keputihan akan lebih mudah berkembang biak ketika berada di dalam air hangat. Apalagi jika air hangat tersebut digunakan secara beramai-ramai seperti ketika berada di kolam pemandian sumber air hangat maka kemungkinan terjadinya keputihan akan lebih besar lagi.
  • Kurang higienis dalam menjaga kebersihan organ intim, misalnya dengan tidak secara teratur mengganti panty liner ketika terasa sudah sangat lembab.
  • Bertukar celana dalam dan handuk dengan orang yang menderita keputihan.
  • Melakukan arah yang salah ketika membasuh organ intim, yang seharusnya dari arah organ intim ke area anus namun dilakukan sebaliknya.
  • Berenang di kolam renang umum.
  • Tidak secara teratur mengganti pembalut saat haid.
  • Kurang tanggap dengan pentingnya menjaga kebersihan celana dalam sehingga tidak sesering mungkin menggantinya. Sebaiknya gantilah celana dalam minimal 2 kali dalam satu hari.
  • Menggunakan celana dalam maupun celana yang terlalu ketat.
  • Tidak setia dengan pasangan.
  • Keputihan juga bisa disebabkan oleh Terdapatnya penyakit tertentu dalam tubuh.

Pengobatan Keputihan

  1. Daun sirih

Daun sirih merupakan salah satu jenis tumbuhan ajaib yang tumbuh di Indonesia, sebab ia memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan manusia. Salah satunya adalah untuk merawat organ kewanitaan, selain itu secara rutin mengkonsumsi air rebusan daun sirih akan membantu mengurangi pertumbuhan bakteri ataupun kuman penyebab dari keputihan. Selain bisa digunakan untuk obat luar, rebusan daun sirih juga bisa digunakan untuk membasuh organ kewanitaan.

  1. Rempah-rempah

Mengkonsumsi rempah-rempah seperti jahe bisa mengurangi keputihan yang anda alami. Selain bisa dikonsumsi secara langsung, anda bisa menyeduh jahe tersebut dengan air hangat dan menjadikannya sebagai minuman kesehatan.

  1. Antibiotic

Pada beberapa jenis keputihan yang disebabkan oleh adanya virus, bisa dikendalikan oleh antibiotic yang anda konsumsi. Hanya saja resep ini harus melalui rekomendasi dokter, anda tidak bisa secara independent untuk membelinya di apotek tanpa melalui resep dokter, hal ini untuk menjaga kesehatan anda.

Dengan menghindari penyebab dari keputihan serta melakukan beberapa tips mengenai Cara Mengobati Keputihan diharapkan kondisi anda akan segera membaik dan terhindar dari penyakit yang lebih serius.